Tujuan Pembangunan Milenium (MDG) didirikan oleh PBB pada tahun 2000 sebagai kerangka kerja untuk upaya pembangunan global. Tujuan -tujuan ini bertujuan untuk mengatasi masalah -masalah utama seperti kemiskinan, kelaparan, pendidikan, kesetaraan gender, dan keberlanjutan lingkungan. Selama dua dekade terakhir, kemajuan yang signifikan telah dibuat untuk mencapai MDG, dengan banyak negara melihat perbaikan di bidang -bidang seperti tingkat kematian anak, akses ke air bersih, dan pendaftaran pendidikan dasar.
Namun, ketika tenggat waktu untuk MDG mendekati pada tahun 2015, menjadi jelas bahwa masih ada banyak tantangan yang tetap tidak tertangani. Menanggapi hal ini, PBB mengadopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sebagai penerus MDG. SDG diperluas pada MDG dengan memasukkan berbagai masalah yang lebih luas seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan, dan konsumsi dan produksi berkelanjutan.
Sekarang, ketika kita mendekati akhir timeline SDG pada tahun 2030, ada pengakuan yang berkembang bahwa bahkan tujuan -tujuan ini mungkin tidak cukup untuk benar -benar mengatasi tantangan yang kompleks dan saling berhubungan yang dihadapi dunia kita saat ini. Itulah sebabnya ada seruan untuk serangkaian tujuan baru, yang dikenal sebagai MDG99: Evolusi berikutnya dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
MDG99 merupakan visi yang berani dan ambisius untuk masa depan pembangunan global. Ia mengakui bahwa tantangan yang kita hadapi tidak hanya saling berhubungan tetapi juga terus berkembang. Dengan demikian, tujuan MDG99 dirancang agar fleksibel dan mudah beradaptasi, mampu menanggapi perubahan keadaan dan masalah yang muncul.
Salah satu aspek kunci dari MDG99 adalah fokusnya pada inklusivitas dan kesetaraan. Tujuan memprioritaskan kebutuhan populasi yang terpinggirkan dan rentan, memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal. Ini termasuk penekanan yang kuat pada kesetaraan gender, inklusi sosial, dan pemberdayaan semua individu, terlepas dari latar belakang atau keadaan mereka.
Fitur utama lain dari MDG99 adalah penekanannya pada keberlanjutan. Tujuan memprioritaskan tindakan yang berkelanjutan secara lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial, mengakui bahwa kesejahteraan generasi mendatang tergantung pada tindakan yang kita ambil saat ini. Ini termasuk target yang terkait dengan mitigasi perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Selain itu, MDG99 juga mengakui pentingnya kemitraan dan kolaborasi. Tujuannya menekankan perlunya pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bekerja sama menuju tujuan bersama. Ini termasuk fokus pada pembangunan kapasitas, berbagi pengetahuan, dan inovasi, untuk memastikan bahwa kemajuan dicapai dengan cara yang terkoordinasi dan efektif.
Secara keseluruhan, MDG99 merupakan paradigma baru untuk pengembangan global, yang holistik, inklusif, dan berpikiran maju. Dengan merangkul visi ini dan bekerja bersama menuju implementasinya, kita dapat membangun dunia yang lebih berkelanjutan dan adil untuk semua. Sudah waktunya bagi kita untuk merangkul evolusi berikutnya dalam tujuan pembangunan berkelanjutan dan berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.